Cerita Senja
Posted on May 11, 2017 @ 5/11/2017 10:45:00 pm with 0 comments



Senja punya ceritanya sendiri..

Aku tak pernah dapat memahami, bagaimana jantung ini dapat berdegub dengan begitu kencangnya; saat sosoknya nampak di depanku.
Aku tak pernah dapat memahami, bagaimana bola mataku dengan begitu liuknya bergerak mengikuti pergerakan sosoknya.
Aku tak pernah dapat memahami, bagaimana alunan lembut suaranya dapat terus terngiang merasuki gendang telingaku dan bersemayam di relung otakku. 
Bahkan.. ketika sosoknya pun tak lagi nampak dari kedua bola mataku.

Aku tak pernah benar-benar bisa memahami sebuah definisi dari kata “tampan”. Sebagian orang berkata tinggi adalah tampan, warna kulit yang begitu putih bak kaum asia adalah tampan. Tetapi sebagian yang lain mengatakan bahwa pintarlah arti dari tampan yang sebenarnya.

Senja punya ceritanya sendiri..

Senja bukan pagi. 
Pagi yang begitu khas dengan awan berwarna putih dan langitnya yang penuh dengan warna biru yang cerah.
Senja bukan siang. 
Siang yang begitu identic dengan langitnya yang begitu terik karena tersapu oleh sinar dari sang matahari.
Senja juga bukan malam. 
Malam yang dipenuhi oleh kegelapan langit dan dipadukan dengan pernak-pernik kecil pancaran beribu bintang dan satu bulan.
Terlepas dari kenyataan bahwa pagi, siang, senja, dan malam adalah satu kesatuan yang serupa tapi tak sama.

Senja.. adalah senja.
Terkadang senja dapat berupa merah dan biru yang begitu pekat dan dipadukan dengan sedikit biasan cahaya matahari yang tampak begitu putih.
Tetapi terkadang senja dapat menjelma menjadi gradasi pink yang tampak begitu lembut.

Aku tak pernah benar-benar dapat memahami sebuah definisi dari kata “tampan”.
Tetapi aku menemukan makna dari “tampan” saat aku melihat sosoknya.
Kau bisa berkata,
Ia tidak tinggi, Ia tidak berkulit putih, pun pintar.

Sejenak aku tersadar. Tampan bukan melulu berbicara tentang sebuah kata sifat. Tampan pun ternyata dapat berupa sebuah objek. Karena nyatanya aku menemukan definisi “tampan”-ku pada sebuah sosok yang entah tak pernah dapat aku pahami keberadaannya.
Ya.. pada akhirnya aku menemukan makna dari tampan. Sosok itu adalah tampan bagiku.
Terlepas dari fisik dan kepribadian yang ia miliki.
Ia dapat terlihat baik dalam suatu waktu, tetapi dilain kesempatan ia nampak begitu buruk.

Ya.. senja punya ceritanya sendiri..Senja punya… keindahannya sendiri..pun dengannya.

Teruntuk, tampan-ku.

With love,
Echa



Labels: , ,

0Comments:
Post a Comment
Hey, peeps!
here i am....
Hello, my name is Kezia. A daughter of One True King, Jesus Christ. Indonesian. Forever His.
 star(s)

twitter IG curiouscat

Affiliates
year of us


Aulia S. Lettha Lynnamalina

Chanel Dian Chihuahua

Special Special Special

Say Hello?
for me, it's you!

This template and banners made by Qayyum