| fakebaobei! | |
| day by day hello to myself part of me run with me | |
|
Kau pacarku (?)
Posted on August 17, 2011
“Kau kekasihku,
tetapi, seperti bukan kekasihku”
Aku yang selalu berkata, aku akan pergi dari hidupmu. Tapi,
selalu aku yang mengingkari perkataan itu. Dan kamu, selalu pasrah dengan apa
yang aku katakan. Maksudku, tidak bisakah kau sekali saja melarangku untuk
melakukan semuanya? Sehingga aku tidak perlu repot-repot membuat ulah untuk
menarik perhatianmu. Untuk membuatmu sejenak meninggalkan kesibukanmu UNTUKKU.
Aku selalu bersabar, menunggumu. Aku selalu bersabar. Saat
aku bepergian, dan semua temanku mengajak kekasihnya. Dan hanya aku yang
terlihat sendiri. Ketika semua orang bertanya, Siapa Pacarku. Dan aku hanya
tersenyum. Aku sendiri tidak tahu, siapa pacarku. Pacarku seperti bukan
pacarku.
Sebegitukah Tidak Pentingnya diriku bagimu? Sehingga
aku harus menyusun berbagai cara untuk menarik perhatianmu. Sebegitu cuekkah
dirimu? Sehingga harus aku yang selalu mengubungimu terlebih dahulu? Kau selalu
bilang, kau BOSAN, CAPEK, RISIH dengan sikapku. Padahal, aku hanya bertingkah
layaknya seorang wanita lainnya.
Ya, sekarang aku bertanya, Bagaimana persaanmu jika sehari
atau dua hari pacarmu tidak menghubungimu? Apakah kau khawatir? Ya! Tentu saja.
Pasti kau akan berusaha menghubunginya. Tetapi, ketika kau mencoba menanyakan
kabarnya, dia malah berkata bahwa dia sedang lelah dan tidak ingin diganggu.
Ya, aku hanya tersenyum mendengarnya.
Ketika aku hanya meminta waktunya beberapa menit untuk
menemuiku, dia bilang dia sedang sibuk. Padahal sudah beberapa bulan, kita
tidak bertemu. Dan, lagi-lagi aku hanya tersenyum mendengar ucapannya.
Kau selalu berkata BOSAN DAN RISIH dengan sikapku
memperhatikanmu. Apa kau tidak sadar, inilah caraku mencintaimu. Aku tidak
mengerti, mengapa kau akhirnya memilihku untuk menemanimu, berbagi segala keluh
kesahmu bersamaku.
Mungkin, idolamu dan segala mimpi-mimpimu telah mengubah
semuanya. Bahkan mengubah posisiku, hingga hilang dari hatimu. Sehingga kau
tidak lagi berbagi semua kesedihan dan kebahagiaanmu padaku. Kau selalu merasa
menjadi pihak yang paling menderita dari semua orang. Apa kau tidak sadar,
Akulah yang paling menderita. Ketika kau disana sedang bersenang-senang, aku
disini khawatir memikirkanmu.
Apa kau tidak tahu, disetiap waktu aku selalu teringat akan
dirimu. Disaat senang dan sedih. Aku membutuhkanmu. Tapi, kau tidak pernah
muncul. Kau selalu memikirkan idolamu. Semuanya untuk idolamu. Tidak bisakah
sekali saja kau memikirkanku? Semuanya kau korbankan untuk IDOLAMU, BAHKAN AKU,
KAU KORBANKAN JUGA.
Tetapi, entah mengapa aku selalu tersenyum dan iklhas melihat
tingkahmu. Mungkin, karena cintaku yang telah buta atau aku yang sudah terbiasa
untuk hal ini..
Love,
Echa :’)
Labels: Broken Heart, Life, Love, My Diary 0Comments:
Post a Comment
|
Hey, peeps!
here i am....
![]() Affiliates
year of us
![]() Chanel Dian Chihuahua Special Special Special Say Hello?
for me, it's you!
|
| This template and banners made by Qayyum★★★ | |